🎇 Harga Jagung Di Tanah Karo
Pekerjamengemas jagung yang akan didistribusikan ke peternak di Gudang Bulog, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (24/1/2019). Jagung tersebut merupakan jagung impor gelombang kedua dari Brazil, sebanyak 26 ribu ton yang merupakan bagian dari total 100 ribu ton jagung impor dan selanjutnya didistribusikan ke sejumlah peternak di wilayah Jawa dan
BeliBenih Jagung Online terdekat di Karo berkualitas dengan harga murah terbaru 2022 di Tokopedia! Pembayaran mudah, pengiriman cepat & bisa cicil 0%
Lipenmenjelaskan untuk pupuk Urea sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 112.500/zak dan pupuk Phonska Rp 115.000/zak. Tapi, dijual kepada penyalur ke petani kedua pupuk itu, dengan harga Rp140.000 hingga Rp 200.000/zak. "Harga pupuk subsidi yang mahal itu, membuat kami tidak tahu bagaimana lagi mau bertani.
KARO KOMPAS.TV - Jajaran Polres Tanah Karo gelar panen raya jagung di Desa Simolap, Kec Tiga Binanga, Kab Karo. Desa Simolap merupakan desa tangguh siaga covid-19 di Kabupaten Karo. Panen raya jagung ini dilakukan bersama Forkopimda Karo. Di Tiga Binanga terdapat lahan seluas 14 ribu hektare yang ditanamani jagung. Jagung dapat dipanen 2 kali
MemilihTanah Dijual di Sumatera Utara yang Tepat. Banyaknya iklan tanah dijual di Sumatera Utara, mungkin bisa membuat Anda bingung menentukan pilihan. Tak usah khawatir, karena ada fitur pencarian properti di Rumah123.com. Di sini, Anda bisa cari tanah berdasarkan kebutuhan seperti lokasi, harga, kondisi dan sebagainya.
Kenaikanharga jagung ini dikarenakan adanya penghentian impor jagung untuk sementara waktu oleh pemerintah. Dari berbagai sentral penghasil jagung di Sumut, seperti di Tanah Karo, Simalungun, Dairi, Sergai, Deli Serdang, Langkat, dan daerah lainnya, per hektarnya mengahabiskan dana sekitar Rp8 hingga Rp10 juta sekali penanaman. “Kalau
konstruksiharga referensi daerah komoditas jagung di kabupaten dairi dan kabupaten karo (studi kasus: desa sarintonu, kecamatan tigalingga, kabupaten dairi dan desa kuta bangun, kecamatan tiga binanga, kabupaten karo) nadapdap, dewi l.; sihombing, salmiah, luhut journal on social economic of agriculture and agribusiness vol 2, no 5 (2013): vol 2 no. 5 mei 2013
Hargajagung dengan kadar air 17% sebesar Rp5.000 per kilogram dan kadar air 30% Rp3.500 hingga Rp4.000 per kilogram. “Capain panen jagung ini atas bantuan dari Kementerian Pertanian. Terima kasih Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atas dukungan dan bantuan berupa benih, pupuk dan bantuan prasarana dan sarana lainnya,”
Pertanian Cara menyuburkan tanah dengan cepat dan ampuh, cari ini terbukti efektif dalam mengembalikan tanah menjadi tanah organik. Namun sebelum kita membahasnya lebih lanjut, dulur-dulur harus mengetahui dahulu apa itu tanah. Maka perlunya Anda mengetahui salah satu perawatan tanah yang maksimal meningkatkan kesuburan dan bagusnya
. Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali Sulawesi Lainnya Sumatera Jawa Bali Daerah Lainnya Kebun Jagung di Kabupaten Karo Petani jagung di sejumlah kecamatan Kabupaten Karo menjerit. Pasalnya, petani akan merugi Rp3 juta sampai Rp5 juta per hektar. Kamis, 7 Juli 2022 - 1825 WIB Karo, Sumatera Utara - Dalam sepekan terakhir, harga jagung pipil terus mengalami penurunan mencapai kisaran Rp900 hingga Rp500 per kilogram. Akibat keadaan ini, petani jagung di sejumlah kecamatan Kabupaten Karo menjerit. Pasalnya, petani akan merugi Rp3 juta sampai Rp5 juta per hektar."Pekan lalu, harga jual jagung pipil kering mecapai per kilogram, mulai Minggu 3/7/2022 turun menjadi per kilogram," ungkap Pengusaha Pemilik Gudang Pemipil Jagung di Desa Perbulan, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, Davit Nainggolan, Kamis 7/7/2022.Sementara, harga jual jagung basah pekan lalu mencapai per kilogram, turun di kisaran per harga jual jagung ini bergerak dalam hitungan hari. Akibatnya, petani enggan memipil jagungnya yang berada di gudang pemipil."Petani jagung hanya bisa berharap agar harga jagung ini menjadi perhatian pemerintah daerah dan pusat. Karena di daerah Kecamatan Lau Baleng, Mardingding, Tiga Binanga dan Juhar merupakan sentra produksi jagung di Kabupaten Karo, atau penghasilan utama petani," ungkap seorang Petani Jagung, Tarigan. Ia juga menyebutkan harga pupuk dan obat obatan pertanian cukup mahal, termasuk biaya produksi panen. Petani jagung diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp3 juta sampai Rp5 juta per hektar. “Hal ini jadi momok bagi para petani jagung di Kabupaten Karo,” pungkasnya. Irv/Aag Halaman Selanjutnya Berita Terkait Ternyata Ini Penyebab dari Tingginya Harga Telur dan Ayam di Kota Medan Plt Bupati Bogor Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya Gelar Wiwit Mbako, Masyarakat Temanggung Berdoa agar Tembakau Tidak Disamakan dengan Narkotika Sejumlah Peternak di Pali, Manfaatkan Kotoran Sapi Menjadi Biogas Pengganti Elpiji Untuk Memasak Topik Terkait Harga Jagung Anjlok Petani Jagung Di Karo Kabupaten Karo Petani Jagung Di Karo Menjerit Petani Jagung Pipil Jagung Harga Jangung Turun Kecamatan Lau Baleng Saksikan Juga Jangan Lewatkan Kabupaten Kediri Bangun Stadion Bertaraf Internasional, Bupati Buka Sayembara Nama Stadion Jatim 15/06/2023 - 0841 Warga Kabupaten Kediri akan memiliki stadion kelas internasional yang berlokasi di Desa Bulusari,Tarokan, dan nama stadion diputuskan dari hasil sayembara. 7 Tips Rencanakan Liburan Keluarga agar Bisa Hemat Biaya Travel 15/06/2023 - 0830 Merencanakan liburan bersama keluarga dengan anggaran perjalanan yang terbatas berkut tips yang bisa anda kerjakan Putri Ariani Temui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Begini Katanya Nasional 15/06/2023 - 0823 Putri Ariani temui Presiden Joko Widodo Jokowi di Istana Merdeka. Kontestan America's Got Talent AGT 2023 yang mendapat Golden Buzzer dari juri ini bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka. Jurnalis TV di Palu Menjadi Korban Begal Payudara di Hutan Kota Sulawesi 15/06/2023 - 0816 Seorang jurnalis menjadi korban begal payudara di taman Hutan Kota Palu. Korban adalah reporter salah satu tv swasta Nasional di Palu yang hendak meliput . Shin Tae-yong Sayangkan Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol ke Gawang Palestina Timnas 15/06/2023 - 0814 Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyayangkan timnya gagal mencetak gol saat ditahan imbang 0-0 Palestina dalam laga FIFA Matchday di Stadion GBT, Senin Tak Terima Anaknya Dilecehkan Verbal Elite NasDem, Orang Tua AAFS Bersaksi di Bareskrim Polri Nasional 15/06/2023 - 0805 Terduga korban pelecehan seksual verbal yang dilakukan elite NasDem Sugeng Suparwoto, AAFS, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Dittipidum Bareskrim Polri. Trending Lini Serang Palestina Mati Kutu, Permainan Kelas Dunia Elkan Baggott sampai Disorot Eks Kapten Israel Timnas 15/06/2023 - 0605 Elkan Baggott tampil solid mengawal pertahanan Timnas Indonesia ketika bersua Palestina dalam laga FIFA Matchday. Eks kapten Israel sampai-sampai buka suara. MIRIS! Ditemukan Grup Siswa LGBT di Sekolah Dasar Pekanbaru, KemenPPPA Turun Tangan Nasional 15/06/2023 - 0541 Belakangan viral di media sosial terkait ditemukannya grup WhatsApp siswa SD yang terindikasi Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender LGBT di Pekanbaru, Riau. Sempat Punya Mata Normal, Putri Ariani Kini Ikhlas Berdamai dengan Masa Lalu Ada Kesalahan Rumah Sakit, Dulu Paru-Paruku… Nasional 15/06/2023 - 0530 Putri Ariani sukses meraih Golden Buzzer AGT 2023 dan menuai sorotan dunia. Di podcast Deddy Corbuzier, ia membagikan kisah masa lalu pernah punya mata normal. Perkembangan Kasus Pelecehan Sugeng Suparwoto, MKD DPR Kita Sudah Dengar Klarifikasi Teradu dan Pengadu Nasional 15/06/2023 - 0053 Pimpinan MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam angkat bicara perihal Anggota DRP RI Fraksi NasDem Sugeng Suparwoto yang terjerat kasus pelecehan seksual. Keliru Sajikan Pesanan Daging Sapi Jadi Daging Babi Pada Pembeli Muslim, Restoran di Kemang Didoakan Bangkrut, Sang Pemilik Justru Jawab..... Nasional 15/06/2023 - 0447 Sebuah restoran di Kemang menjadi bahan pembicaraan netizen karena salah sajikan pesanan pada pembeli. Restoran ini memberikan menu daging babi pada pembeli Ragukan Alquran, Santri Ponpes Al Zaytun Malah Disuruh Panji Gumilang Baca Alkitab, Dia Pernah Khutbah Mengutip Injil Juga Nasional 15/06/2023 - 0530 Panji Gumilang Pemimpin Ponpes Al Zaytun kerap menuai kontroversi. Kali ini dia meragukan keabsahan Alquran dan meminta santri untuk menbaca Alkitab, ternyata.. Pesan Daging Sapi yang Datang Malah Daging Babi, Begini Nasib Pelayan Restoran di Kemang yang Viral Karena Salah Layani Pembeli Nasional 15/06/2023 - 0511 Sebuah restoran di Kemang viral di media sosial Twitter. Hal ini lantaran pelayan restoran tersebut salah menyajikan daging sapi menjadi daging babi padahal Selengkapnya Viral Jadwal Hari Ini 0900 - 1000 Hidup Sehat 1000 - 1030 Coffee Break 1100 - 1300 Kabar Siang 1300 - 1400 Ngopi Ngobrol Perihal Iman Selengkapnya
This block is broken or missing. You may be missing content or you might need to enable the original module. Image 12 November 2021 Karo, - Kabupaten Karo mayoritas masyarakatnya hidup dari hasil pertanian, selain pariwisata. Diketahui sebelumnya, harga tomat terpantau anjlok dimana sebelumnya masih dikisaran Namun harga cabai merah keriting perlahan harganya merangkak naik. Sementara komoditas lainnya terpantau stabil. Berikut harga komoditas pertanian di Kabupaten Karo, per tanggal hari ini, Jumat 12/11 siang. NO .Nama Barang, Harga RP Satuan Berastagi – KG – KG 3. Buncis - KG 4. Cabai Hijau – KG 5 .Cabai Merah – KG 6 .Cabai Rawit Kasar – KG Rawit Halus – KG 8. Daun Sop / Seledri – KG 9. Daun Prey KG 10. Jagung Manis KG 11. Kentang Kuning – KG 12. Kentang Merah KG 13. Kol Bulat / Kubis KG 14. Kol Bunga Karo – KG 15. Labu / Jambe – KG 16. Sayur Pahit – KG 17. Sayur Putih – KG 18. Terong Antaboga – BAL 19. Tomat – KG 20. Wortel Karo – KG 21. Jipang Besar – RAJUT 22 Anak Jipang KG 23. Selada KG 24. Sayur Botol – KG 25. Terong Belanda – KG Catatan Harga bisa setia hari bisa berubah dan berbeda tergantung wilayah pasar lokasi Sumber Pajak Roga Berastagi, Kabupaten Karo.RT/TO 5549 views This block is broken or missing. You may be missing content or you might need to enable the original module. Berita Terkait Adsense Google Auto Size
You are here Home / Archives for PertanianTanah Karo, 27/6 Antarasumut – Sejumlah lahan pertanian tanaman tomat di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, terserang hama sehingga mengakibatkan buah tomat membusuk menjelang dipanen. Beberapa petani di Kabupaten Tanah Karo, Kamis, menyebutkan, serangan hama jenis “rhizoctonia” itu umumnya diawali dengan munculnya bercak berwarna coklat kehitaman pada permukaan kulit tomat dan kemudian melebar hingga membuat buah menjadi busuk. Kondisi tanaman tomat yang sudah terserang hama busuk buah sulit berkembang secara normal, sehingga banyak petani memilih lebih awal memetik buah tomat untuk menghindari serangan hama menjadi lebih parah. “Buah tomat yang terserang penyakit “rhizoctonia” umumnya mengalami retak dan kemudian membusuk,” ucap L. Purba, petani Desa Pancur Batu, Kabupaten Karo. Menurut dia, hama tersebut umumnya muncul di tengah minimnya curah hujan yang mengguyur salah satu sentra produksi pertanian di wilayah itu. Buah tomat yang terserang hama “rhizoctonia” umumnya sengaja dipetik dan dibuang petani dan dibakar di sekitar lahan tersebut karena kelak dianggap dapat menambah tingkat kesuburan tanah. Purba menambahkan, sebagian besar wilayah Karo selama hampir satu bulan terakhir relatif minim diguyur hujan. Diakuinya, serangan hama tersebut turut menjadi pemicu anjloknya harga jual tomat di tingkat petani menjadi turun tajam. “Harga tomat di desa kami saat ini hanya sekitar per kilo gram,” ujarnya. Sementara, harga tomat semula diharapkan oleh kalangan petani di daerah itu bisa mencapai di atas per kg, terkait dengan meningkatnya permintaan pasar menjelang bulan puasa Ramadhan. Ia memperkirakan serangan hama “rhizoctonia” juga terjadi hampir merata di Kabupaten Karo. “Kami tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi serangan “rhizoctonia”, kecuali secepatnya memetik buah tomat yang belum relatif parah terkena serangan hama,” ucap Purba. Sebagaimana diketahui, Kabupaten Tanah Karo selama ini merupakan salah satu sentra produksi tomat terbesar di Sumatera Utara Sumut. Buah tomat yang dipanen petani di daerah itu umumnya dipasarkan ke sejumlah kabupaten/kota di Sumut.TNA Tanaman bawang prei sudah tidak asing bagi masyarakat Desa Jaranguda Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo karena desa ini merupakan salah satu sentra penghasil bawang prei di Sumatera Utara. Pada umumnya, usahatani bawang prei tidaklah menjadi sumber pendapatan utama bagi petani bawang prei di Desa Jaranguda. Sumber pendapatan lainnya adalah usahatani wortel, usahatani tomat, dan tanaman hortikultura lainnya. Walaupun usahatani bawang prei tidaklah menjadi prioritas utama, namun usahatani bawang prei diperkirakan akan memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan keluarga. Bawang prei Allium porum L di luar negeri jenis ini dikenal sebagai leek. Jenis ini tidak berumbi dan daunnya lebih lebar dari jenis bawang merah atau putih. Pelepahnya panjang dan liat, bagian dalam daun pipih. Bawang daun ini bisa tumbuh di dataran rendah maupun tinggi. Pertumbuhan bawang prei menginginkan ketinggian sekitar m dpl. Curah hujan yang tepat sekitar mm/tahun. Suhu udara tempat tumbuh tanaman ini 18-25°C. Tanah dengan pH netral 6,5-7,5 cocok untuk budi daya bawang prei. Jenis tanah yang cocok ialah andosol bekas lahan gunung berapi dan tanah lempung yang mengandung pasir. Bawang daun bisa diperbanyak lewat biji maupun tunas anakan. Umumnya petani kita menggunakan stek tunas. Caranya dengan memisahkan anakan dari induknya. Secara teknis di lapangan, pertanaman bawang prei banyak mengalami kendala dalam budidayanya misalnya masalah pengolahan lahan, pemakaian pupuk serta adanya serangan hama dan penyakit tanaman, Dari hasil kunjungan ke Desa Jaranguda pada tanggal 3 Juli 2012 yang lalu di salah satu lahan petani bawang prei ditemukan adanya pertumbuhan yang abnormal dengan keadaan visual tanaman dan lahan sebagai berikut 1. Sebagian tanaman tumbuh kerdil. 2. Daun tanaman bawang prei tampak layu seperti mengalami kekeringan dan terdapat bercak coklat sepusat. 3. Pada sebagian akar tanaman terdapat warna merah muda. 4. pH tanah rata-rata diukur dengan soil tester yang diambil dari beberapa tempat di lahan pertanaman tersebut adalah 5,2. 5. Petani menggunakan pupuk kimia dalam jumlah banyak dan pupuk kandang yang belum difermentasi. selengkapna banci i downloadndu bas uji labolatorium perei jaranguda Hama lalat buah kembali menyerang tanaman jeruk di Kabupaten Karo, Sumatera Utara yang mengakibatkan produksi jeruk turun drastis sehingga mengakibatkan harga di pasaran melambung tinggi. Walaupun harga tinggi, kalau tidak ada buahnya kan sama saja, kata salah seorang petani. Sebentar lagi adalah waktu panen jeruk di Tanah Karo, sehingga serangan lalap buat ini mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit bagi para petani. Para petani sangat mengharapkan agar pemerintah turun tangan kembali untuk mengatasi serangan lalat buah ini. Pemerintah provinsi dan pusat sudah pernah membantu menganggulangi bencana’ lalat buah ini tetapi hasilnya belum dapat mengatasi serangan lalat buah yang semakin gencar. Harga jual buah dipasaran berkitas antara Rp. – Rp. Jeruk-jeruk di Tanah Karo sudah mengalami penurunan produksi sejak beberapa tahun belakangan ini, untuk itu peremajaan jeruk sudah wajib dilakukan, tetapi kendala yang dihadapi para petani adalah sulitnya mendapatkan bibit tanaman jeruk yang berkualitas. Mari kita tunggu peran serta pemerintah untuk membantu petani jeruk di Tanah Karo. Serangan penyakit hawar daun pada tanaman jagung petani di Kabupaten Karo, Sumatra Utara masih terus terjadi dan sangat merugikan pada saat memasuki masa panen. “Serangan hawar daun khususnya terjadi pada tanaman petani jagung yang menggunakan merek tertentu. Hipajagin Himpunan Petani Jagung Indonesia sudah melihat dan mencoba membantu petani,” kata Ketua Hipajagin Karo TS Brahmana di Medan, Sabtu 26/5. Serangan terbesar penyakit hawar daun itu terjadi pada tanaman jagung di kawasan Kecamatan Tiga Binanga. Sedikitnya 20 persen dari sekitar hektare lahan jagung di 19 desa dan satu kelurahan di Tiga Binanga sudah terserang. Menurut dia, serangan hawar daun pada saat sedang memasuki musim panen di beberapa sentra di Karo tentu saja sangat mengkhawatirkan, mengingat masa panen puncak sudah tidak lama lagi yakni pada akhir Juni atau awal Juli. “Kalau serangan penyakit itu masih terus berlangsung hingga panen raya, sulit dibayangkan bagaimana kecewa dan meruginya petani,” katanya. Apalagi dewasa ini harga jual jagung tidak terlalu menggembirakan dan bahkan bisa turun pada masa panen besar nanti. Harga jagung petani dewasa ini berada di kisaran per kg. Buah asal Tanah Karo Sumut kian terpojok oleh buah impor yang peredarannya membanjiri pasar tradisonal dan modern wilayah itu. Bisnis buah impor ini malah sampai ke pelosok dan pinggiran kota. Indikasinya buah asing ini bukan lagi dominasi pembeli berkantong tebal, tapi juga orang biasa. “Ini yang bikin kita Mate nyonyor. Ada istilah Jjeruk Tanah Karo- nasibmu kini,” kata Tarigan, petani jeruk di Tanah Karo, Senin 19/3/2012, ketika disambangi di kebunnya. Menurutnya, sejak jeruk impor masuk ke hingga pedesaan, jeruk hasil taninya gak laku lagi. Kalau adsa pembeli hanya satu dua orang. “Sisanya busuk. Makanya kita malas memetiknya,” tandasnya bernada prustasi. Di pasar, memang harga jeruk Tanah Karo yang dulu primadona Indonesia, harganya lebih mahal dari jeruk China misalnya. Selisihnya sekitar Rp15000-1800/kg. Sebelumnya berdasarkan data diungkapkan Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Pemprov Sumut Djaili Azwar, 7 Februari, dalam Sinkronisasi Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Hortikultura Tahun 2012 dan Koordinasi Rancangan Tahun 2013 Wilayah Barat, di Medan, dua tahun terakhir Sumut mengimpor ton buah. citraindonesia Program keseriusan pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya petani di Kabupaten Karo dilakukan melalui pengembangan tanaman dan ternak. Ini merupakan langkah awal Pemkab Karo melaunching visi – misi Bupati terpilih, DR HC Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, dan Wakil Bupati, Terkelin Brahmana, SH. Sebagai tahap pertama dalam program itu bekerjasama dengan pihak perbankan yang akan memberikan pinjaman lunak dan Badan Pertanahan Nasional BPN dalam mkemudahan membuat sertipikat tanah. Ini sebagai anggunan pihak petani ke pihak perbankan dan camat serta para kepala desa menjadi motivator. Hal ini dikatakan Asisten II Drs Simon Sembiring, yang juga ketua tim teknnis dihadapan bupati, wakil bupati, pihak perbankan, stake holder dan ratusan petani, camat, kepala desa, Jumat 3/2 di aula kantor bupati, Kabanjahe. Program awal ini dimulai di sembilai kecamatan, meliputi Kabanjahe, Simpang Empat, Naman Teran, Dolatrayat, Tigapanah, Munte, Barusjahe, Merek dan Merdeka. Menurut Simon, pemohon dari petani ke pihak perbankan sebanyak 134, yang lolos verifikasi 18 peserta, dan 4 diantaranya sudah memenuhi akad kredit dengan pihak perbankan. Bupati Karo DR HC Kena Ukur Karo Jambi Surbakti dalam kata sambutannya mengatakan, dalam membangun pertanian agar pihak pemerintah dan masyarakat tani tidak separuh hati. Selama ini pembangunan pertanian tak ubahnya bagai kiasan, kacamata lemb’ yang berarti, pembohongan dan kepura – puraan. “Rumput – rumput yang kering akan terlihat menghijau dan segar. Sekali pun kawat duri akan terlihat semak-s emak menghijau dan segar, kalau lembu itu dipakaikan kacamata reben. Mungkin kiasan ini ada benarnya dengan kondisi pertanian saat ini di Sumatera Utara dan di Tanah Karo pada khususnya. Wacana pembangunan pertanian begitu menggaung dimana-mana, namuan wujudnya sungguh jauh dari harapan,” tutur bupati. Pembangunan pertanian, misalnya di sektor tanaman hortikultura berkaitan erat dengan peternakan. Sebab, pupuk kandang dari ternak cukup potensial menyuburkan tanaman. Pemerintah memprogramkan, setiap masyarakat yang memiliki anak lembu, sapi atau pun kerbau dari hasil peternakannya akan dibayar Rp 500 ribu per ekor. “Diharapkan dengan motivasi ini, petani dapat memahami begitu penting dan manfaatnya ternak dalam mendukung kesinergisan ini,” ujarnya, didampingi Kadis Pertanian, Agustoni Tarigan SP, Kadis Peternakan, Drg Jenggi Surbakti. Penangkar bibit jeruk siam mandu, Sadrah Sembiring yang dikonfirmasi disela -sela launching tersebut, mengaku positif. Dia menilai, keseriusan pemerintah cenderung tidak didukung masyarakat petani, sehingga program selalu gagal. Misalnya, gerakan secara massal pembasmian lalat buah, menurutnya petani tidak melaksanakan apa yang ditekankan pemerintah. “Pemerintah lakukan pembasmian lalat buah, sementara petani tanpa disadari justru membuat pengembangan. Petani tidak membuang buah – buah jeruk yang busuk dan jatuh di bawah pohon,” ungkapnya. Sadrah mengatakan,, jeruk yang dirusak telah menelurkan ratusan bahkan ribuan bibit hama lalat buah. Menurutnya, anjuran agar buah yang busuk itu ditanam, namun dibiarkan saja oleh petani. epm/j simantab
harga jagung di tanah karo